Kamis, 30 Desember 2010

Manajemen dalam lingkungan Global

Management in global environment
"Manajemen dalam lingkungan Global"

>>Mengelola dalam Lingkungan Global
Tantangan :
-Munculnya para pesaing baru secara tiba-tiba
-Memahami perbedaan budaya, politik, dan ekonomi.
-Berhubungan dengan peningkatan ketidakpastian, ketakutan, dan kegelisahan
-Penyesuaian terhadap perubahan lingkungan global
-Menghindari Parokialisme (pandangan sempit terhadap dunia)





Sudut Pandang Global:

1. Sikap Etnosentris

Keyakinan parokialistis bahwa pendekatan dan praktek kerja yang paling baik adalah yang berasal dari negara asalnya.

2. Sikap Polisentris
Pandangan bahwa para manager di negeri tuan rumah (host country) mengetahui pendekatan dan kerja praktik terbaik untuk menjalankan bisnis mereka.

3. Sikap Geosentris
Pandangan berorientasi dunia yang memusatkan perhatian pada penggunaan dan pendekatan dan orang yang terbaik dari seluruh dunia.

Bagaimana cara perusahaan menjadi global?

"Tiga tahap proses globalisasi"

A.Tahap I
Mengekspor produk organisasi tersebut ke negara lain atau ,mengimpor (menjual produk di negeri sendiri tetapi untuk produk yang dibuat di luar negeri)..

B.Tahap II
Mempekerjakan perwakilan asing atau melakukan perjanjian bidang pabrikan di luar negeri.

C.Tahap III
Lisensi biasanya dilakukan oleh perusahaan manufaktur dan wara laba oleh perusahaan jasa. Perusahaan yang memberikan kepada organisasi lain hak penuh atas merek, teknologi dan spesifikasi produk perusahaan dengan mendapat.

Sumber : "Stephen P robbins Marry coulter 8th edition"

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar